#1
Pagi itu, seperti pada pagi-pagi biasa yang dialami oleh semua anggota Super Boys, selalu diawali dengan sarapan pagi bersama yang singkat dan akan dilanjutkan oleh segudang aktivitas yang akan mereka kerjakan. Bisa dikatakan, setiap hari adalah hari yang sibuk, mereka selalu pergi sangat pagi dan pulang larut malam.
Sekerdar informasi saja, Super Boys adalah salah satu grup penyanyi pria atau yang biasa disebut boy band, yang cukup populer di Korea. Walaupun popularitas mereka belum setenar boy band-boy band lain di Korea yang popularitasnya hampir mencakup seluruh kawasan Asia Timur bahkan Asia Tenggara, tetapi tetap saja aktivitas mereka sangat padat.
Super Boys yang berdiri sejak tahun 2005 ini, terdiri dari tiga belas anggota, yang ketiga belasnya mempunyai keahlian dalam bidang yang berbeda-beda, walaupun memang mereka semua adalah penyanyi. Tetapi di sela-sela waktu luang mereka sebagai penyanyi, mereka berkarir di bidang lain. Contohnya Lee Teuk, Eun Hyuk, Ye Sung, Sung Min, Shin Dong, Kang In, Kyu Hyun dan Han Kyung. Mereka mempunyai ‘pekerjaan sampingan’ sebagai penyiar radio. bahkan Lee Teuk dan Eun Hyuk mempunyai acara sendiri yang disebut Super Boys Kiss The Radio. Ada pula yang berbakat dalam bidang akting, contohnya Ki Bum, Si Won dan Hee Chul. Mereka-mereka ini sudah pernah tampil di beberapa judul serial drama Korea (K-drama). Tapi jangan kira, Ryeo Wook dan Dong Hae tidak melakukan apapun seperti teman-temannya yang lain, mereka kadang tampil sebagai model video klip penyanyi-penyanyi Korea lainnya.
Semua anggota Super Boys memang sangat bekerja keras. Mereka ingin sekali grup yang mereka bina sampai sekarang ini tetap akan terus eksis di dunia entertaiment Korea. Dengan banyaknya aktivitas perseorangan dari setiap angotanya, bukan berarti mereka jarang tampil bersama. Bahkan selama beberapa bulan terakhir ini mereka sedang giat-giatnya bekerja untuk album ketiga mereka yang masih dalam proses rekaman. Setelah itu mereka harus memfokuskan diri pada tarian yang harus mereka gunakan untuk single pertama di album ketiga mereka nanti.
Informasi tambahan, semua anggota Super Boys tinggal di apartemen yang sama hanya terbagi dua kelompok. Hee Chul, Han Kyung, Dong Hae, Shin Dong, Lee Teuk and Kang In yang tinggal di lantai 12 dan Kyu Hyun, Sung Min, Ye Sung, Eun Hyuk dan Ryeo Wook tinggal di lantai 12. Sementara Si Won tidak tinggal berama ereka karena rumahnya dekat dari apartemen yang ditinggali Super Boys, sementara Ki Bum, saat ini sedang sibuk mengurusi keluarganya yang baru saja pindah ke Amerika. Kamar mandi yang ada di setiap lantai apatemen yang ditinggali oleh Super Junior tersebut juga hanya satu, jadi mereka harus bersabar menggunakannya satu sama lain.
Pagi itu di apartemen Super Boys yang berada di lantai 12, sang leader, Lee Teuk bangun lebih awal dari yang lainnya. Rambutnya masih acak-acakan, tidak seperti penampilan aslinya yang begitu tampan, dan dia memakai piyama berwarna abu-abu yang kebesaran. Lee Teuk kemudian menuju ke kamar mandi untuk membasuh wajahnya dan menggosok gigi dalam keadaan masih setengah sadar. Kemudian dia berjalan menuju ke dapur dan mengambil sebuah botol yang berisi air mineral lalu meneguknya. Setelah merasa segar, dia kemudian berteriak membangunkan adik-adiknya. Mengapa adik-adik? Mereka seperti satu keluarga di mana Lee Teuk sebagai yang tertua sekaligus Leader mereka.
“Hey kalian, bangunlah!!” ucap Lee Teuk dengan suara yang sangat keras.
Orang pertama yang dilihat oleh Lee Teuk keluar dari kamar setelah dia memanggil adik-adiknya adalah Han Kyung. Han Kyung juga terlihat sama berantakannya dengan Lee Teuk hanya saja piyama yang dipakai Han Kyung terlihat lebih enak dilihat daripada piyama kebesaran yang digunakan Lee Teuk.
“Hyung (panggilan adik laki-laki kepada kakak laki-laki), kau bangun pagi sekali.” ucap Han Kyung sambil berjalan menuju dapur. Dia kemudian melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan oleh Lee Teuk, membuka lemari pendingin kemudian mengambil sebotol air mineral lalu meneguknya. “Ahhh...” ucap Han Kyung seolah-olah air yang dia minum mendorong sesuatu agar masuk ke dalam tubuhnya.
Lee Teuk memperhatikan Han Kyung dengan seksama, kemudian tersenyum mencibir, “Hey kau ini! Cepat sana gosok gigi. Kurasa liurmu menempel di botol tadi.”
Han Kyung sedikit cemberut tetapi malah menuruti perintah Hyung-nya. “Ya, ya aku tahu.” kata Han Kyung sambil menuju kamar mandi.
“Hey, mengapa tak satu pun, kecuali kau yang bangun?” tanya Lee Teuk saat melihat tidak ada orang lain selain mereka di dalam apartemen tersebut.
Han Kyung kemudian memasuki toilet dan mengambil sikat giginya yang terletak di wasrafel. Dia menggosok giginya sambil bercermin di cermin yang berada tepat di atas wasrafel. Sementara Lee Teuk membaringkan tubuhnya di sofa yang terletak di depan televisi. Lee Teuk terlihat menikmati suasana tenang yang sedang berlangsung di ruangan itu.
Tapi kemudian tiba-tiba Kang In muncul dari kamarnya kemudian berteriak dengan suara keras, “Ah Hyung!” ucap Kang In pada Lee Teuk saat Kang In melihat Lee Teuk sudah bangun.
“Aish... anak itu.” ucap Lee teuk kesal. Lee teuk kemudian menatap Kang In yang masih berdiri di tempatnya sambil menguap.
Tak lama kemudian Han Kyung keluar dari kamar mandi dengan wajah yang terlihat lebih segar, “Hey, cepat kau masakkan sesuatu untuk kita. Aku lapar.” ucap Lee Teuk yang bangkit dari sofa kemudian mendorong tubuh Han Kyung ke arah dapur sementara dia berteriak memanggil adik-adiknya untuk bangun.
“Ah Hyung, jangan berteriak di telingaku.” ucap Han Kyung sambil menjauh dari Hyung-nya dan memeriksa lemari penyimpanan makanan.
Dong Hae kemudian bergabung dengan Han Kyung dan Lee Teuk di dapur, disusul dengan Sin Dong yang duduk bermalas-malasan di sofa. “Ahh, aku lapar.” kata Sin Dong sambil memegang perutnya tanda kelaparan.
Maklum saja, sekarang Sin Dong sedang diet keras karena dia mempunyai badan yang jauh lebih berisi dari teman-temannya yang lain. Oleh karena itu dia rela tidak makan malam demi menurunkan berat badannya.
“Hey, apa yang kau lakukan? Cepat masak!” ucap Lee Teuk pada Han Kyung yang malah berdiam diri.
Han Kyung kemudian mengambil posisi duduk di kursi yang terletak di sebelah lemari pendingin. “Hyung, kita tidak punya apapun untuk sarapan.” ucap Han Kyung sambil menatap Lee Teuk dengan mata yang sendu. Terdengar nada protes dari Dong Hae dan Sin Dong.
“Apa katamu?” tanya Lee Teuk tampak tidak percaya kemudian mengambil inisiatif untuk memeriksa keadaan lemari penyimpanan makanan.
Ternyata benar yang dikatakan oleh Han Kyung, tak ada apapun di dalamnya kecuali tiga bungkus ramyun (mie instant Korea). Kemudian Lee Teuk menghampiri lemari pendingin dan berharap menemukan sesuatu yang bisa dimakan. Tetapi hasilnya sama saja, dia tidak menemukan apapun di dalam lemari pendingin tersebut kecuali tiga kotak sereal yang berbeda rasa, dua butir telur dan beberapa botol air mineral. “Bahkan susu pun tidak ada.” gumam Lee Teuk pelan pada dirinya sendiri.
“Ahh... aku lapar. Aku harus makan, kau tahu betapa sengsarannya aku menahan rasa lapar ini, oh?” tanya Sin Dong yang cemberut, berharap kalau ada yang membelanya.
“Ada apa?” tanya Hee Chul yang baru saja keluar dari kamarnya sambil memeluk boneka.
“Sebenarnya, kita masih punya beberapa kotak sereal. Tapi kita tidak punya susu. Aku harap kalian sabar sebentar.” ucap Lee Teuk yang mencoba untuk tenang padahal cacing-cacing di perutnya sendiri sudah menggeliat ingin minta makan.
“Jadi sekarang bagaimana?” tanya Dong Hae dengan wajah setengah mengantuk. “Bukankah sekarang giliran mu berbelanja Hyung?” tanya Dong Hae pada Lee Teuk yang masih terpaku di depan lemari pendingin.
#
Pagi itu, seperti pada pagi-pagi biasa yang dialami oleh semua anggota Super Boys, selalu diawali dengan sarapan pagi bersama yang singkat dan akan dilanjutkan oleh segudang aktivitas yang akan mereka kerjakan. Bisa dikatakan, setiap hari adalah hari yang sibuk, mereka selalu pergi sangat pagi dan pulang larut malam.
Sekerdar informasi saja, Super Boys adalah salah satu grup penyanyi pria atau yang biasa disebut boy band, yang cukup populer di Korea. Walaupun popularitas mereka belum setenar boy band-boy band lain di Korea yang popularitasnya hampir mencakup seluruh kawasan Asia Timur bahkan Asia Tenggara, tetapi tetap saja aktivitas mereka sangat padat.
Super Boys yang berdiri sejak tahun 2005 ini, terdiri dari tiga belas anggota, yang ketiga belasnya mempunyai keahlian dalam bidang yang berbeda-beda, walaupun memang mereka semua adalah penyanyi. Tetapi di sela-sela waktu luang mereka sebagai penyanyi, mereka berkarir di bidang lain. Contohnya Lee Teuk, Eun Hyuk, Ye Sung, Sung Min, Shin Dong, Kang In, Kyu Hyun dan Han Kyung. Mereka mempunyai ‘pekerjaan sampingan’ sebagai penyiar radio. bahkan Lee Teuk dan Eun Hyuk mempunyai acara sendiri yang disebut Super Boys Kiss The Radio. Ada pula yang berbakat dalam bidang akting, contohnya Ki Bum, Si Won dan Hee Chul. Mereka-mereka ini sudah pernah tampil di beberapa judul serial drama Korea (K-drama). Tapi jangan kira, Ryeo Wook dan Dong Hae tidak melakukan apapun seperti teman-temannya yang lain, mereka kadang tampil sebagai model video klip penyanyi-penyanyi Korea lainnya.
Semua anggota Super Boys memang sangat bekerja keras. Mereka ingin sekali grup yang mereka bina sampai sekarang ini tetap akan terus eksis di dunia entertaiment Korea. Dengan banyaknya aktivitas perseorangan dari setiap angotanya, bukan berarti mereka jarang tampil bersama. Bahkan selama beberapa bulan terakhir ini mereka sedang giat-giatnya bekerja untuk album ketiga mereka yang masih dalam proses rekaman. Setelah itu mereka harus memfokuskan diri pada tarian yang harus mereka gunakan untuk single pertama di album ketiga mereka nanti.
Informasi tambahan, semua anggota Super Boys tinggal di apartemen yang sama hanya terbagi dua kelompok. Hee Chul, Han Kyung, Dong Hae, Shin Dong, Lee Teuk and Kang In yang tinggal di lantai 12 dan Kyu Hyun, Sung Min, Ye Sung, Eun Hyuk dan Ryeo Wook tinggal di lantai 12. Sementara Si Won tidak tinggal berama ereka karena rumahnya dekat dari apartemen yang ditinggali Super Boys, sementara Ki Bum, saat ini sedang sibuk mengurusi keluarganya yang baru saja pindah ke Amerika. Kamar mandi yang ada di setiap lantai apatemen yang ditinggali oleh Super Junior tersebut juga hanya satu, jadi mereka harus bersabar menggunakannya satu sama lain.
Pagi itu di apartemen Super Boys yang berada di lantai 12, sang leader, Lee Teuk bangun lebih awal dari yang lainnya. Rambutnya masih acak-acakan, tidak seperti penampilan aslinya yang begitu tampan, dan dia memakai piyama berwarna abu-abu yang kebesaran. Lee Teuk kemudian menuju ke kamar mandi untuk membasuh wajahnya dan menggosok gigi dalam keadaan masih setengah sadar. Kemudian dia berjalan menuju ke dapur dan mengambil sebuah botol yang berisi air mineral lalu meneguknya. Setelah merasa segar, dia kemudian berteriak membangunkan adik-adiknya. Mengapa adik-adik? Mereka seperti satu keluarga di mana Lee Teuk sebagai yang tertua sekaligus Leader mereka.
“Hey kalian, bangunlah!!” ucap Lee Teuk dengan suara yang sangat keras.
Orang pertama yang dilihat oleh Lee Teuk keluar dari kamar setelah dia memanggil adik-adiknya adalah Han Kyung. Han Kyung juga terlihat sama berantakannya dengan Lee Teuk hanya saja piyama yang dipakai Han Kyung terlihat lebih enak dilihat daripada piyama kebesaran yang digunakan Lee Teuk.
“Hyung (panggilan adik laki-laki kepada kakak laki-laki), kau bangun pagi sekali.” ucap Han Kyung sambil berjalan menuju dapur. Dia kemudian melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan oleh Lee Teuk, membuka lemari pendingin kemudian mengambil sebotol air mineral lalu meneguknya. “Ahhh...” ucap Han Kyung seolah-olah air yang dia minum mendorong sesuatu agar masuk ke dalam tubuhnya.
Lee Teuk memperhatikan Han Kyung dengan seksama, kemudian tersenyum mencibir, “Hey kau ini! Cepat sana gosok gigi. Kurasa liurmu menempel di botol tadi.”
Han Kyung sedikit cemberut tetapi malah menuruti perintah Hyung-nya. “Ya, ya aku tahu.” kata Han Kyung sambil menuju kamar mandi.
“Hey, mengapa tak satu pun, kecuali kau yang bangun?” tanya Lee Teuk saat melihat tidak ada orang lain selain mereka di dalam apartemen tersebut.
Han Kyung kemudian memasuki toilet dan mengambil sikat giginya yang terletak di wasrafel. Dia menggosok giginya sambil bercermin di cermin yang berada tepat di atas wasrafel. Sementara Lee Teuk membaringkan tubuhnya di sofa yang terletak di depan televisi. Lee Teuk terlihat menikmati suasana tenang yang sedang berlangsung di ruangan itu.
Tapi kemudian tiba-tiba Kang In muncul dari kamarnya kemudian berteriak dengan suara keras, “Ah Hyung!” ucap Kang In pada Lee Teuk saat Kang In melihat Lee Teuk sudah bangun.
“Aish... anak itu.” ucap Lee teuk kesal. Lee teuk kemudian menatap Kang In yang masih berdiri di tempatnya sambil menguap.
Tak lama kemudian Han Kyung keluar dari kamar mandi dengan wajah yang terlihat lebih segar, “Hey, cepat kau masakkan sesuatu untuk kita. Aku lapar.” ucap Lee Teuk yang bangkit dari sofa kemudian mendorong tubuh Han Kyung ke arah dapur sementara dia berteriak memanggil adik-adiknya untuk bangun.
“Ah Hyung, jangan berteriak di telingaku.” ucap Han Kyung sambil menjauh dari Hyung-nya dan memeriksa lemari penyimpanan makanan.
Dong Hae kemudian bergabung dengan Han Kyung dan Lee Teuk di dapur, disusul dengan Sin Dong yang duduk bermalas-malasan di sofa. “Ahh, aku lapar.” kata Sin Dong sambil memegang perutnya tanda kelaparan.
Maklum saja, sekarang Sin Dong sedang diet keras karena dia mempunyai badan yang jauh lebih berisi dari teman-temannya yang lain. Oleh karena itu dia rela tidak makan malam demi menurunkan berat badannya.
“Hey, apa yang kau lakukan? Cepat masak!” ucap Lee Teuk pada Han Kyung yang malah berdiam diri.
Han Kyung kemudian mengambil posisi duduk di kursi yang terletak di sebelah lemari pendingin. “Hyung, kita tidak punya apapun untuk sarapan.” ucap Han Kyung sambil menatap Lee Teuk dengan mata yang sendu. Terdengar nada protes dari Dong Hae dan Sin Dong.
“Apa katamu?” tanya Lee Teuk tampak tidak percaya kemudian mengambil inisiatif untuk memeriksa keadaan lemari penyimpanan makanan.
Ternyata benar yang dikatakan oleh Han Kyung, tak ada apapun di dalamnya kecuali tiga bungkus ramyun (mie instant Korea). Kemudian Lee Teuk menghampiri lemari pendingin dan berharap menemukan sesuatu yang bisa dimakan. Tetapi hasilnya sama saja, dia tidak menemukan apapun di dalam lemari pendingin tersebut kecuali tiga kotak sereal yang berbeda rasa, dua butir telur dan beberapa botol air mineral. “Bahkan susu pun tidak ada.” gumam Lee Teuk pelan pada dirinya sendiri.
“Ahh... aku lapar. Aku harus makan, kau tahu betapa sengsarannya aku menahan rasa lapar ini, oh?” tanya Sin Dong yang cemberut, berharap kalau ada yang membelanya.
“Ada apa?” tanya Hee Chul yang baru saja keluar dari kamarnya sambil memeluk boneka.
“Sebenarnya, kita masih punya beberapa kotak sereal. Tapi kita tidak punya susu. Aku harap kalian sabar sebentar.” ucap Lee Teuk yang mencoba untuk tenang padahal cacing-cacing di perutnya sendiri sudah menggeliat ingin minta makan.
“Jadi sekarang bagaimana?” tanya Dong Hae dengan wajah setengah mengantuk. “Bukankah sekarang giliran mu berbelanja Hyung?” tanya Dong Hae pada Lee Teuk yang masih terpaku di depan lemari pendingin.
#
Tidak ada komentar:
Posting Komentar